1)
Menggenggam
Dunia
Dunia itu sangat kejam, selalu dipenuhi oleh
lautan manusia yang buas, saling menguasai dan saling memangsa satu sama lain.
Jika kita lunak terhadap dunia maka ia akan
keras terhadap kita, sebaliknya jika kita keras terhadapnya maka duniapun
tunduk dengan kita.
Untuk itu jangan biarkan dunia mempermainkan
kita dan bila kita ingin meletakan dunia dalam tangan kita maka kita harus
terus menggalipotensi diri dan tidak menjadi pribadi yang lembek, berpikir
kedepan dan positif serta terus belajar tanpa takut akan kesalahan dalam suatu
proses menuju kesuksesan.
2)
Meningkatkan
Kualitas Hidup
Banyak manusia takut mati pada usia muda.
Padahal manusia itu sendiri tahu bahwa kematian itu tidak bisa dihindari dan
tidak mengenal tua dan muda dan merekapun setiap saat hidup dalam ketakutan.
Sesungguhnya yang harus kita hindari adalah
bahwa berapa lama kita hidup di Dunia tidaklah terlalu penting, hidup lebih
penting secara kualitas daripada kuantitas, bila kita mampu berbuat sesuatu
yang berguna bagi kita sendiri dan orang lain dalam setiap sudut kehidupan
meskipun singkat tetaplah jadi berarti daripada hidup selamanya tanpa berbuat
apa – apa.
3)
Pengubah
Hidup
Didalam sebuah kehidupan tidak pernah berjalan
ditempat, ia selalu bergerak dinamis dalam setiap detik, dan hanya sedetik saja
kita lengah maka kita akan tertinggal. Agar kita bisa mampu mengimbangi
dinamika kehidupan maka kita harus selalu memperbaharui kehidupan kita setiap
saat, termasuk kita harus mengubah kehidupan kita sendiri bila itu diperlukan.
Didalam hidup tidak ada cara lain, selain harus
bisa menyesuaikan pergerakan hidup dan kehidupan zaman tidak akan pernah
menyesuaikan kehidupan makhluk hidup yang ada dalamnya.
Selalu memperkaya pengetahuan niscaya kita
tidak akan ketinggalan dalam setiap sudut kehidupan.
4)
Penginspirasi
Hidup
Hidup itu butuh pedoman dan hidup pun butuh
ilham. Untuk itu begitu kita telah menetukan target hidup maka kitapun harus
segera menebarkan pandangan untuk mencari segala sesuatu yang dapat menjadi
inspirasi dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Sang inspirator adalah motor penggerak langkah
dan pengingat setiap kali kita lalai dalam setiap menjalankan hidup.
5)
Mewujudkan
Impian
Setiap kesuksesan selalu diawali dengan impian,
untuk itu menjadi manusia harus berani bermimpi. Dan bermimpilah setinggi – tingginya,
setelah bermimpi segeralah menggerakkan kedua tangan dan kaki untuk
menggapainya.
Jangan takut impian kita tidak tercapai, asal
ada tekad dan kemauan maka kita sudah mendapatkan setengah dari impian kita.
6)
Menciptakan
Mental Juara
Tidak ada gunanya kita menjadi yang terbaik
tetapi kita tidak mampumenerimanya dengan baik.
Setiap keberhasilan yang didapat harus selalu
disertai dengan kemampuan untuk menyikapi keberhasilan itu. Jangan sampai
kesuksesan membuat kita menjadi manusia yang picik, sebaliknya dengan
kesuksesan harus selalu membuat hati kita terjaga, tetap fitrah pada sifat
dasar manusia yang sesungguhnya.
Seorang juara tidak ada yang mampu mengubah
dirinya dan kesuksesan pun tidak lebih dari sesuatu yang harus terus dibagi
dengan orang lain untuk terus mempertahankan keberhasilan itu sendiri.
7)
Menaklukan
Ketakutan
Sesungguhnya ketakutan-ketakutan yang ada dalam
diri kita adalah hasil imajinasi kita sendiri. Kita sering melebih – lebihkan sesuatu
yang belum tentu sesuai dengan realita.
Dan seharusnya ketakutan itu tidak mendasar dan
tidak boleh hinggap dihati kita. Hadapi sesuatu dengan arif niscaya hidup kita
akan terbebas dari rasa takut.
Berpikir yang baik, berbicara yang baik dan
berbuat yang terbaik akan membuat hidup akan menjadi baik.
8)
Pencetus
Ide
Yang paling bernilai dari satu hasil karya
bukanlah terletak pada fisik karya tersebut, tetapi terletak pada ide awalnya.
Dan ide itu terlahirpun tidak dengan begutu
saja. Ada sejumlah proses yang dilalui. Mulai dari suatu khayalan atau impian
untuk melahirkan sesuatu yang belum ada atau menyempurnakan satu karya yang
memang sudah ada agar memiliki nilai tambah yang lebih. Selain itu ada juga
sejumlah kesalahan yang mewarnai hingga ide itu
benar – benar bisa teraplikasi sesuai yang diinginkan. Jadi untuk
menciptakan satu karya yang benar dan berguna merupakan hasil dari setiap
perbaikan – perbaikan dari setiap kesalahan.
9)
Pembentuk
Watak
Mengubah watak seseorang itu lebih sulit
daripada meruntuhkan sebuah gunung yang menjulang karena watak yang terbentuk
tidak jadi dalam waktu yang singkat melainkan suatu perjalanan yang panjang.
Baik watak baik maupun buruk tanpa kita sadari bisa
terbentuk. Berawalk dari satu kebiasaan yang lama – lama akan mengakar pada
diri seseorang dan akhirnya berubah menjadi suatu watak.
Watak baikpun harus selalu dipelihara karena
kalau tidak, lama kelamaan kebiasaan buruk yang ada pada diri kita akan
menggantikannya menjadi watak yang buruk
10)
Meraih
Keberhasilan
Keberhasilan merupakan bonus dari satu pekerjaan
yang dilakukan dengan baik untuk itu berpikirlah untuk melakukan sesuatu dengan
sebaik mungkin dan jangan pernah memikirkan keberhasilan itu sendiri.
Dan keberhasilanpun tidak identik dengan
kemenangan. Ada keberhasilan yang jauh lebih besar dari sekedar kemenangan
yaitu mampu menerima kekalahan dengan lapang dada dan jiwa besar. Dan orang –
orang yang mampu melakukannya sesungguhnya merekalah orang – orang yang besar.
11)
Menjemput
Masa Depan
Banyak orang hari ini masih duduk merenungi
masa lalu yang buruk, banyak orang pula hari ini terus memikirkan masa depan
yang akan datang.
Mereka adalah orang – orang yang malas dan
bodoh. Sesungguhnya masa depan, semua dimulai dari hari ini dan untuk meraih
masa depan yang cemerlang tidak cukup hari ini hanya diisi dengan sebuah
perenungan atau pikiran tetapi yang dibutuhkan hari ini adalah sebuah tindakan
nyata, karena ada sebuah masa depan, semua dimulai dari hari ini.
12)
Pembangkit
Semangat.
Sering kali orang memulai satu pekerjaan dengan
semangat yang berapi – api tapi tidak lama kemudian semangat itu pun padam. Dan
hal itu tidak boleh terjadi karena semangat yang menyala dapat meruntuhkan
rintangan – rintangan yang menghadang dalam setiap usaha.
Semangat harus tetap dipelihara untuk melangkah
sampai pada titik akhir dan kitapun harus terus memotivasi diri untuk
membangkitkan kekuatan dasyat yang tersimpan dalam setiap manusia.
13)
Menjadi
Pemenang
Setiap manusia pasti menginginkan suatu kemenangan.
Namun kemenangan apa yang kamu harapkan?
Kemenangan baru dapat dikatakan sebagai
kemenangan sejati apabila kita mampu menjadiklan keberhasilan sebagai satu
tanggung jawab baru dan menerima kegagalan secara satria.
Dan seorang pemenangpun tidak boleh takut
dengan kegagalan tetapi ia harus mampu menjadikan kegagalan sebagai cermin
untuk melangkah kearah yang lebih baik.
14)
Jalan
Menuju Sukses
Jalan menuju sukses tentunya tidak semulus
jalan yang dapat membawa kita ke jurang kehancuran untuk itu kita harus pandai
– pandai untuk menjalaninya. Banyak onak dan duri yang dapat menghentikan
setiap langkah kita. Jalan pelan – pelan jangan sampai kaki kita tertusuk
olehnya, kalaupun sudah tertusuk jangan pernah berhenti untuk terus berjalan.
Setiap kali kita mampu melewatinya berarti semakin dekat kita sampai pada pintu
kesuksesan. Dan sermakin banyak kepahitan yang kita alami peluang kesuksesan
yang kita raihpun kian besar.
15)
Lentera
Kebahagiaan
Banyak sekali orang mencari kebahagiaan kemana
– mana dan tetap tidak bisa mendapatkannya. Padahal kita bisa menyalahkan
lentera kebahagiaan yang ada pada diri kita.
Tidaklah usah kita mencari kebahagiaan namun
ciptakan kebahagiaan itu sendiri dan kebahagiaan tidak tergantung dimana dan
apa yang kita miliki, tetapi ia murni ada pada pikiran dan hati kita.
Jika kita tidak bahagia pada satu tempat sudah
dipastikan kitapun tidak akan bahagia pada tempat yang lain. Untuk itu
janganlah melakukan pekerjaan yang sia – sia untuk mencari kebahagiaan untuk diri
kita sendiri. Dan tidak ada satupun orang lain yang bisa membuat kita bahagia
selain diri kita sendiri.
16)
Selalu
Terdepan
Ada sebagian orang memulai dengan lari
sekencang – kencangnya dengan satu ambisi yang membabi buta untuk menjadi yang
terdepan tetapi tidak lama kemudian ia ambrukl di tengah jalan kerena
kelelahan.
Ada juga sebagaian orang memulai lari dengan
kecepatan seperlunya sambil terus menjaga stamina agar bisa sampi di garis
finis dengan selamat. Dan mereka ini adalah orang – orang yang tidak berambisi
untuk mengalahkan siapapun. Yang ada pada benaknya adalah bagaimana dirinya
mampu sampi ke tempat tujuan dan tidak berhenti ditengah jalan. Karena orang –
orang seperti mereka ini paham satu perjalanan sangatlah panjang dan tidak
berhenti pada satu garis finish saja. Satu titik telah tercapai ada titik – titik lain yang
harus dicapai yang telah menanti didepan.
17)
Pengambil
Keputusan Yang Hebat
Seringkali manusia dihadapkan dalam memutuskan
sesuatu dalam waktu yang sangat sempit. Manusia itu tidak punya banyak waktu
untuk menimbang. Dan jika situasi yang dihadapi seperti itu maka yang perlu
dilakukan adalah berusaha setenang mungkin dan pikiran harus tetap jernih,
menggunakan logika dan nurani lalu memantapkan hati untuk putuskan apapun itu.
Ketika sesuatu diputuskan tidak serta merta
tanggung jawab sang pengambil keputusan menjadi kurang tetapi ia juga harus
mempersiapkan diri untuk menerima konsekwensi dari apa yang ia putuskan.
Mengambil keputusan adalah memilih resiko yang
paling minimal dan mencari hasil yang maksimal.
18)
Menaklukan
Masa – masa Sulit
Tidak ada makhluk dimuka bumi yang terlepas
dari pasang surutnya kehidupan. Bila kita sanggup tertawa untuk setiap menerima
setiap kemenangan, lalu bagai mana dengan masa – masa sulit yang menghampiri
kita? Jangan menyerah karena itu merupakan bagian hidup yang harus kita
lakukan.
Semakin piawai kita mengatasi setiap kesulitan
semakin meningkat pula kualitas hidup kita.
19)
Menjual
Dengan Sukses
Jika kita menjual sekali lalu orang membeli itu
belum termasuk sukses dalam menjual, sebab mungkin karena orang tersebut memang
lagi membutuhkan apa yang kita jual.
Jika kita mejual berkali – kali pada orang yang
sama dan ditolak hingga akhirnya ia membeli itu baru seorang penjual yang
sukses. Karena ia menolalk membeli berkali – kali bisa saja karena ia tidak
membutuhkan apa yang kita jual karena seni menjual kita yang baik akhirnya
mempu mempengaruhi orang itu untuk membeli.
Didalam menjual bagus tidaknya satu barang
tidaklah memegang peranan seratus persen, semua tetap tergantung pada seni
penjualan. Barang yang biasa – biasa saja akan menajadi luar biasa jika kita
mengerti seni menjual.
20)
Memutar
Arah Hidup
Bila kita merasakan hidup yang kita jalani
tidak sesuai dengan keinginan hati kita maka segeralah memutar arah.
Jangan takut keadaan yang akan datang yang
belum terlihat jelas, karena justru itu adalah satu peluang untuk menuju
kehidupan yang lebih baik.
Namun dalam mengubah hidup, kita pun harus
cerdik jangan sampai mengorbankan yang besar mendapatkan yang kecil seperti
pepatah “Mengharapkan burung yang terbang, burung ditang an dilepaskan” untuk
itu kita membutuhkan satu perhitungan yang matang untuk memutuskan guna memutar
arah hidup.
21)
Menjadi
Pemimpin Yang Tangguh
Sanggupkah anda mengatakan bahwa suatu
keberhasilan adalah berkat usaha anak anda dan setiap kegagalan adalah mutlak
kesalahan anda sendiri. Bila anda sanggup melakukan anda sudah layak dikatakan
sebagai pemimpin yang tangguh?
Dan bagi seorang pemimpin yang tangguh itu, ia
pun tidak mengenal hambatan, karena baginya selalu ada peluang untuk menjadi
pemenang.
22)
Cinta
dan Kebahagiaan
Cinta akan membawa kebahagiaan bagi siapa saja
yang mampu mengungkap tabir dibalik cinta itu sendiri.
Sesungguhnya cinta itu sangat sederhana,
sesederhana kata cinta itu sendiri. Bila kita mencintai seseorang banar – benar
karena cinta dan tidak mengharapkan apa – apa serta bila kita mampu mencintai
seseorang apa adanya tanpa mengharapkan niscaya akan bahagia.
23)
Ketulusan
dan Persahabatan
Persahabatan harus didasari dengan ketulusan,
karena tanpa ketulusan persahabatan itu tidak mungkin ada.
Seorang sahabat baru menampakan wujudnya di
saat kita benar – benar tidak berdaya, disaat semua orang akan pergi
meninggalkan kita. Dan persahabatan pun tidak bisa dinilai dengan apapun karena
ia terlahir dari sebuah ketulusan dan manusia yang saling mengerti dan saling
percaya.
24)
Harapan
dan Kesuksesan
Jika manusia hidup tanpa harapan ia tidak
bedanya dengan benda mati. Tanpa ada harapan seseorang tidak akan sukses.
Apabila harapan itu adalah semu maka kesuksesan
adalah perwujudan yang menjadi nyata. Dan semakin tinggi harapan seseorang maka
peluang seseorang untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi pun lebih terbuka
karena dengan ada harapan maka tercipta semangat untuk mencapai kesuksesan dan
semua kesuksesan berawal dari sebuah harapan.
25)
Mennjadi
Manusia Yang Berlapang Dada
Tidak ada seseorang pun yang hidupnya menderita
bila ia mampu berlapang dada. Berpikir dan berjiwa besar, milihat sesuatu
selalu dari segi positifnya membuat seseorang semakin terlatih nuraninya.
Manusia yang berlapang dada tidak pernah
menyalahkan apapun, baginya setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Mampu
tersenyum dalam keterpurukan dan merasakan alam sekitarnya masih tetap
bersahabat dengannya.
Tidak ada yang mampu membuatnya dengki,
keberhasilan orang lain pun dianggap sebagai satu anugrah baginya.

0 komentar:
Posting Komentar